Indramayu - Lembaga Pers mahasiswa Renaissance STKIP Pangeran Dharma Kusuma Indramayu, menggelar kegiatan refleksi Hari Santri Nasional diisi dengan diskusi dan bedah film 3: Alif Lam Mim, Sabtu (23/10/2021).
Kegiatan yang bertempat di aula STKIP Padhaku tersebut dihadiri lebih dari 70 peserta yang berasal dari berbagai Program Studi, bahkan ada beberapa peserta yang berasal dari kampus lain ikut serta meramaikan kegiatan ini.
Menurut ketua umum LPM Renaisaance, Aan Aldi Almusholli, ini merupakan acara pra deklarasi perdana LPM dengan melibatkan banyak peserta yang ikut andil meramaikan, ini adalah lampu hijau bahwa Lembaga Pers Mahasiswa diterima dengan baik oleh semua kalangan mahasiswa.
"Acara pra deklarasi ini merupakan yang perdana dilaksanakan oleh LPM Renaisaance STKIP Padhaku yang melibatkan khalayak mahasiswa baik itu dari kampus STKIP Pahdaku maupun dari kampus lain, dan ini adalah lampu hijau bahwa Lembaga Pers Mahasiswa diterima dengan baik oleh semua kalangan mahasiswa".
"Ini bisa menjadi tolak ukur, walaupun LPM saat ini belum sah diresmikan secara de jure, tapi mampu menghidupkan budaya intelektual di ranah kampus, apalagi jika sudah diresmikan saya harap akan jauh lebih baik dan lebih progres lagi" pungkasnya.
Acara tersebut dimulai dengan nonton bareng film 3: Alif Lam Mim dari jam 19.45 sampai 21.30 dan dilanjut dengan diskusi sampai jam 23.10, forum berjalan dengan dialogis dan terarah, setelah diskusi selasai acara ditutup dengan menyanyikan Mars Syubbanul Wathon dan Marsahasiswa.
Alasan LPM membedah film 3: Alif Lam Mim, karena masih erat kaitannya dengan jurnalistik dan kita bisa mengambil hikmah dari 3 tokoh utama yaitu, Alif sebagai polisi yang liberal dan memiliki jiwa nasionalis, Lam sebagai wartawan yang mempunyai idealisme dan berpegang teguh pada unsur pemberitaan yang objektif, dan Mim sebagai seseorang yang tetap tinggal di pondok dan memutuskan untuk tetap membela kepercayaan yang mereka pegang meski akan terus dianggap ancaman.
Pewarta: Fauziyah
Keren banget👏
BalasHapusPosting Komentar